MATERI AJAR
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Hari : Senin|
Mata Pelajaran |
PJOK (Pendidikan Jasmani,
Olahraga, dan Kesehatan) |
|
Fase / Kelas |
C / VI (Enam) |
|
Elemen |
Terampil Bergerak |
|
Tujuan Pembelajaran |
Menyesuaikan keterampilan
gerak melintasi berbagai situasi gerak. |
|
Materi Pokok |
Aktivitas Pola Gerak Dasar
Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi |
A. Pendahuluan
Pernahkah kalian bermain sepak bola, bola tangan, atau
bola basket bersama teman-teman? Permainan-permainan tersebut termasuk ke dalam
kelompok permainan invasi, yaitu permainan yang bertujuan memasukkan bola atau
benda ke area/sasaran lawan, sambil berusaha mempertahankan area sendiri agar
tidak kemasukan.
Untuk dapat bermain permainan invasi dengan baik,
kalian perlu menguasai tiga jenis gerak dasar, yaitu gerak lokomotor, gerak
non-lokomotor, dan gerak manipulatif. Ketiga gerak dasar ini akan selalu
digunakan secara bergantian dan saling berkaitan, tergantung pada situasi
permainan yang sedang dihadapi. Materi ini akan membantu kalian mengenal dan
menyesuaikan ketiga gerak dasar tersebut agar dapat digunakan dengan tepat
dalam berbagai situasi permainan invasi.
B. Uraian Materi
1.
Mengenal Permainan Invasi
Permainan invasi adalah kelompok permainan yang
dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan, dengan tujuan utama menyerang
(menguasai bola dan mendekati area lawan untuk mencetak angka) sambil bertahan
(menjaga area sendiri agar tidak diserang balik). Contoh permainan invasi
antara lain sepak bola, bola tangan, bola basket, dan futsal.
Karena posisi pemain dan bola dalam permainan invasi
selalu berubah-ubah dengan cepat, setiap pemain dituntut mampu menyesuaikan
gerakannya sesuai situasi yang dihadapi. Kadang kita perlu berlari cepat,
kadang perlu berhenti dan memutar badan, dan kadang perlu melempar, menangkap,
atau menendang bola. Semua gerakan tersebut termasuk ke dalam tiga kelompok
gerak dasar berikut.
2. Gerak
Dasar Lokomotor dalam Permainan Invasi
Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh
berpindah tempat dari satu titik ke titik yang lain. Dalam permainan invasi,
gerak lokomotor digunakan untuk mengejar bola, mengejar lawan, mencari posisi
kosong, atau menghindari kejaran lawan.
•
Berlari: digunakan untuk
bergerak cepat menuju bola, mengejar lawan, atau berlari mencari ruang kosong
agar bisa menerima operan dari teman.
•
Melompat: digunakan
misalnya untuk menyongsong atau menangkap bola tinggi, atau melewati
rintangan/lawan.
•
Meluncur/bergeser:
digunakan saat pemain bertahan bergeser ke samping untuk menutup ruang gerak
lawan.
Gambar 1. Contoh gerak lokomotor
(berlari, melompat, meluncur/bergeser) dalam permainan invasi.
3. Gerak
Dasar Non-Lokomotor dalam Permainan Invasi
Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan
tanpa membuat tubuh berpindah tempat. Posisi kaki dapat tetap berada di satu
titik, namun bagian tubuh yang lain (seperti lengan, badan, atau lutut) tetap
bergerak. Gerak non-lokomotor sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan
mengecoh lawan.
•
Menekuk lutut (sikap
siap): dilakukan pemain bertahan agar tubuh lebih stabil dan siap bergerak ke
segala arah kapan saja.
•
Memutar badan (pivot):
dilakukan saat pemain menguasai bola namun ingin melindungi bola dari lawan
dengan cara memutar badan tanpa memindahkan kaki tumpu.
•
Mengayun lengan:
dilakukan misalnya saat bersiap melempar atau menangkap bola.
Gambar 2. Contoh gerak non-lokomotor
(menekuk lutut, memutar badan/pivot, mengayun lengan) dalam permainan invasi.
4. Gerak
Dasar Manipulatif dalam Permainan Invasi
Gerak manipulatif adalah gerakan yang melibatkan
penguasaan suatu benda atau alat, dalam hal ini bola. Gerak manipulatif
merupakan inti dari permainan invasi, karena tim yang menguasai bola dengan
baiklah yang memiliki peluang lebih besar untuk mencetak angka.
•
Melempar bola: digunakan
untuk mengoper bola kepada teman satu tim agar bola dapat berpindah dengan
cepat menuju area lawan.
•
Menangkap bola:
digunakan untuk menerima operan dari teman agar penguasaan bola tidak berpindah
ke tim lawan.
•
Menggiring bola:
digunakan untuk membawa bola sendiri sambil tetap bergerak menuju area lawan,
terutama saat tidak ada teman yang bisa menerima operan.
Gambar 3. Contoh gerak manipulatif
(melempar, menangkap, menggiring bola) dalam permainan invasi.
5.
Menyesuaikan Keterampilan Gerak dengan Berbagai Situasi Permainan
Kemampuan yang paling penting dalam permainan invasi
bukan hanya menguasai satu jenis gerak saja, melainkan kemampuan menyesuaikan
(mengombinasikan) ketiga jenis gerak dasar tersebut sesuai situasi permainan
yang berubah-ubah dengan cepat. Contohnya, seorang pemain mungkin perlu berlari
(lokomotor) untuk mendekati bola, lalu memutar badan (non-lokomotor) untuk
melindungi bola dari lawan, kemudian melempar bola (manipulatif) kepada teman
yang berada di posisi lebih menguntungkan.
Semakin baik seorang pemain dalam menyesuaikan ketiga
gerak dasar ini dengan situasi yang dihadapi, semakin baik pula ia dapat
bermain dan bekerja sama dengan timnya dalam permainan invasi.
Gambar 4. Ilustrasi lapangan permainan
invasi sederhana: setiap pemain menyesuaikan gerak lokomotor, non-lokomotor,
dan manipulatif sesuai posisi bola dan lawan.
C. Rangkuman
•
Permainan invasi adalah
permainan yang bertujuan memasukkan bola ke area/sasaran lawan sambil
mempertahankan area sendiri, misalnya sepak bola, bola tangan, dan bola basket.
•
Gerak lokomotor adalah
gerak berpindah tempat, contohnya berlari, melompat, dan meluncur/bergeser.
•
Gerak non-lokomotor
adalah gerak tanpa berpindah tempat, contohnya menekuk lutut, memutar badan
(pivot), dan mengayun lengan.
•
Gerak manipulatif adalah
gerak menguasai bola, contohnya melempar, menangkap, dan menggiring bola.
•
Pemain yang baik mampu
menyesuaikan dan mengombinasikan ketiga gerak dasar tersebut sesuai situasi
permainan yang terus berubah.
D. Latihan Pemahaman
Kerjakan soal-soal berikut untuk menguji pemahamanmu!
Bagian
1: Pilihan Ganda
Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di
depan jawaban yang paling tepat!
1.
Permainan yang bertujuan
memasukkan bola ke area lawan sambil mempertahankan area sendiri disebut
permainan ....
a.
invasi b. air c. senam
d. berirama
2.
Berikut ini yang
termasuk contoh gerak lokomotor dalam permainan invasi adalah ....
a.
memutar badan b. berlari mengejar
bola c. melempar bola d. mengayun lengan
3.
Gerakan memutar badan
sambil melindungi bola dari lawan tanpa memindahkan kaki tumpu disebut ....
a.
pivot b. dribbling c. passing
d. sliding
4.
Gerak menggiring bola
termasuk ke dalam kelompok gerak ....
a.
lokomotor b. non-lokomotor c. manipulatif d. relokasi
5.
Mengapa seorang pemain
dalam permainan invasi perlu bisa menyesuaikan ketiga gerak dasar dengan cepat?
a.
agar terlihat lebih hebat b. karena
posisi bola dan lawan terus berubah c.
karena peraturan mewajibkannya d. agar
permainan lebih lama
Bagian
2: Uraian Singkat
1.
Sebutkan 3 contoh gerak
lokomotor, 3 contoh gerak non-lokomotor, dan 3 contoh gerak manipulatif yang
biasa digunakan dalam permainan invasi!
2.
Ceritakan sebuah situasi
dalam permainan invasi di mana kamu perlu menggunakan gerak lokomotor,
non-lokomotor, dan manipulatif secara berurutan!
E. Referensi
•
Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Buku Siswa PJOK Kelas VI Kurikulum
Merdeka.
•
Capaian Pembelajaran
PJOK Fase C, Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek.
•
Alur Tujuan Pembelajaran
(ATP) PJOK Fase C, satuan pendidikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar