Minggu, 19 Juli 2026

materi pembelajaran kls 3 senin, 20 juli 2026

                                                        MATERI AJAR

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)


Hari : Senin
Tanggal : 20 Juli 2026
Sekolah : Sd Al Azhar 1 Bandar Lampung

Mata Pelajaran

PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

Fase / Kelas

B / III (Tiga)

Elemen

Terampil Bergerak

Tujuan Pembelajaran

Menghaluskan keterampilan gerak fundamental dan menerapkannya dalam situasi gerak yang baru.

Materi Pokok

Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Lokomotor

A. Pendahuluan

Sejak kecil, kalian sudah bisa berjalan, berlari, dan melompat. Gerakan-gerakan itu disebut gerak lokomotor, yaitu gerak yang membuat tubuh kita berpindah tempat. Sekarang, kalian akan belajar berbagai variasi (cara-cara baru) dari gerak lokomotor, supaya gerakan kalian semakin halus, luwes, dan bisa digunakan dalam berbagai permainan yang menyenangkan.

Dengan mempelajari variasi gerak lokomotor, kalian akan lebih siap menghadapi berbagai situasi gerak yang baru, misalnya saat bermain di taman, mengikuti permainan berkelompok, atau bermain sirkuit (lintasan rintangan) di halaman sekolah.

B. Uraian Materi

1. Apa Itu Gerak Lokomotor?

Gerak lokomotor adalah gerak dasar yang membuat tubuh kita berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Contoh gerak lokomotor yang paling sering kita lakukan adalah berjalan, berlari, melompat, meloncat, dan merangkak.

Gerak lokomotor bisa dilakukan dengan berbagai variasi, misalnya berjalan ke depan atau ke samping, berlari cepat atau lambat, melompat dengan dua kaki atau satu kaki. Semakin banyak variasi gerak yang kalian kuasai, semakin halus dan luwes gerakan kalian saat bermain.

2. Variasi Gerak Berjalan dan Berlari

     Berjalan ke depan: melangkahkan kaki bergantian ke arah depan dengan santai.

     Berjalan ke samping: melangkahkan kaki ke arah kanan atau kiri sambil menjaga keseimbangan tubuh.

     Berlari cepat dan lambat: berlari dengan kecepatan yang berbeda-beda sesuai aba-aba atau permainan.

Gambar 1. Variasi gerak berjalan ke depan, berjalan ke samping, dan berlari.

3. Variasi Gerak Melompat, Meloncat, dan Merangkak

     Melompat dengan dua kaki: menolakkan kedua kaki bersamaan lalu mendarat dengan kedua kaki juga, misalnya untuk melompati garis atau simpai.

     Meloncat dengan satu kaki: menolak dan mendarat menggunakan satu kaki secara bergantian, seperti bermain engklek.

     Merangkak: bergerak menggunakan tangan dan lutut/kaki, biasanya digunakan untuk melewati terowongan atau rintangan rendah.

Gambar 2. Variasi gerak melompat dua kaki, meloncat satu kaki, dan merangkak.

4. Menerapkan Variasi Gerak Lokomotor dalam Situasi Baru

Setelah menguasai berbagai variasi gerak lokomotor, kalian dapat menerapkannya dalam situasi gerak yang baru, misalnya saat bermain sirkuit (lintasan rintangan sederhana). Dalam satu sirkuit, kalian bisa diminta berlari zig-zag melewati kerucut (cone), melompat melewati simpai (hoop), lalu meloncat satu kaki di atas garis keseimbangan.

Kegiatan seperti ini melatih kalian untuk cepat menyesuaikan jenis gerak lokomotor yang tepat sesuai rintangan atau situasi yang dihadapi, bukan hanya mengulang satu gerakan yang sama terus-menerus.

Gambar 3. Contoh sirkuit bermain yang menggabungkan variasi gerak lokomotor: lari zig-zag, lompat melewati simpai, dan meloncat satu kaki.

C. Rangkuman

     Gerak lokomotor adalah gerak dasar yang membuat tubuh berpindah tempat, contohnya berjalan, berlari, melompat, meloncat, dan merangkak.

     Variasi gerak berjalan dan berlari antara lain berjalan ke depan, berjalan ke samping, serta berlari cepat dan lambat.

     Variasi gerak melompat dan meloncat antara lain melompat dua kaki, meloncat satu kaki, dan merangkak.

     Variasi gerak lokomotor dapat diterapkan dalam situasi gerak yang baru, misalnya saat bermain sirkuit atau permainan berkelompok.

     Semakin banyak variasi gerak lokomotor yang dikuasai, semakin halus dan luwes gerakan kita saat bermain.

D. Latihan Pemahaman

Ayo kerjakan soal-soal berikut ini!

Bagian 1: Pilihan Ganda

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

1.   Gerak yang membuat tubuh kita berpindah tempat disebut gerak ....

a. lokomotor   b. diam   c. lemas   d. lambat

2.   Berikut ini yang termasuk contoh gerak lokomotor adalah ....

a. duduk   b. berlari   c. tidur   d. mengangguk

3.   Meloncat dengan satu kaki secara bergantian mirip dengan permainan ....

a. petak umpet   b. engklek   c. congklak   d. layang-layang

4.   Gerak merangkak biasanya digunakan untuk melewati ....

a. terowongan/rintangan rendah   b. tangga tinggi   c. kolam renang   d. jalan raya

5.   Mengapa kita perlu belajar berbagai variasi gerak lokomotor?

a. supaya cepat lelah   b. supaya gerakan kita semakin halus dan luwes   c. supaya tidak boleh bermain   d. supaya duduk terus

Bagian 2: Uraian Singkat

1.   Sebutkan 4 contoh gerak lokomotor yang kamu ketahui!

2.   Ceritakan pengalamanmu bermain sirkuit atau permainan yang menggunakan variasi gerak berjalan, berlari, dan melompat!

E. Referensi

     Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Buku Siswa PJOK Kelas III Kurikulum Merdeka.

     Capaian Pembelajaran PJOK Fase B, Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) PJOK Fase B, satuan pend

materi pembelajaran kls 6 Senin 20 juli 2026

 


MATERI AJAR

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)

Hari : Senin
Tanggal : 20 Juli 2026
Sekolah : Sd Al Azhar 1 Bandar Lampung

Mata Pelajaran

PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

Fase / Kelas

C / VI (Enam)

Elemen

Terampil Bergerak

Tujuan Pembelajaran

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak.

Materi Pokok

Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

A. Pendahuluan

Pernahkah kalian bermain sepak bola, bola tangan, atau bola basket bersama teman-teman? Permainan-permainan tersebut termasuk ke dalam kelompok permainan invasi, yaitu permainan yang bertujuan memasukkan bola atau benda ke area/sasaran lawan, sambil berusaha mempertahankan area sendiri agar tidak kemasukan.

Untuk dapat bermain permainan invasi dengan baik, kalian perlu menguasai tiga jenis gerak dasar, yaitu gerak lokomotor, gerak non-lokomotor, dan gerak manipulatif. Ketiga gerak dasar ini akan selalu digunakan secara bergantian dan saling berkaitan, tergantung pada situasi permainan yang sedang dihadapi. Materi ini akan membantu kalian mengenal dan menyesuaikan ketiga gerak dasar tersebut agar dapat digunakan dengan tepat dalam berbagai situasi permainan invasi.

B. Uraian Materi

1. Mengenal Permainan Invasi

Permainan invasi adalah kelompok permainan yang dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan, dengan tujuan utama menyerang (menguasai bola dan mendekati area lawan untuk mencetak angka) sambil bertahan (menjaga area sendiri agar tidak diserang balik). Contoh permainan invasi antara lain sepak bola, bola tangan, bola basket, dan futsal.

Karena posisi pemain dan bola dalam permainan invasi selalu berubah-ubah dengan cepat, setiap pemain dituntut mampu menyesuaikan gerakannya sesuai situasi yang dihadapi. Kadang kita perlu berlari cepat, kadang perlu berhenti dan memutar badan, dan kadang perlu melempar, menangkap, atau menendang bola. Semua gerakan tersebut termasuk ke dalam tiga kelompok gerak dasar berikut.

2. Gerak Dasar Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat dari satu titik ke titik yang lain. Dalam permainan invasi, gerak lokomotor digunakan untuk mengejar bola, mengejar lawan, mencari posisi kosong, atau menghindari kejaran lawan.

     Berlari: digunakan untuk bergerak cepat menuju bola, mengejar lawan, atau berlari mencari ruang kosong agar bisa menerima operan dari teman.

     Melompat: digunakan misalnya untuk menyongsong atau menangkap bola tinggi, atau melewati rintangan/lawan.

     Meluncur/bergeser: digunakan saat pemain bertahan bergeser ke samping untuk menutup ruang gerak lawan.

Gambar 1. Contoh gerak lokomotor (berlari, melompat, meluncur/bergeser) dalam permainan invasi.

3. Gerak Dasar Non-Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan tanpa membuat tubuh berpindah tempat. Posisi kaki dapat tetap berada di satu titik, namun bagian tubuh yang lain (seperti lengan, badan, atau lutut) tetap bergerak. Gerak non-lokomotor sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan mengecoh lawan.

     Menekuk lutut (sikap siap): dilakukan pemain bertahan agar tubuh lebih stabil dan siap bergerak ke segala arah kapan saja.

     Memutar badan (pivot): dilakukan saat pemain menguasai bola namun ingin melindungi bola dari lawan dengan cara memutar badan tanpa memindahkan kaki tumpu.

     Mengayun lengan: dilakukan misalnya saat bersiap melempar atau menangkap bola.

Gambar 2. Contoh gerak non-lokomotor (menekuk lutut, memutar badan/pivot, mengayun lengan) dalam permainan invasi.

4. Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Invasi

Gerak manipulatif adalah gerakan yang melibatkan penguasaan suatu benda atau alat, dalam hal ini bola. Gerak manipulatif merupakan inti dari permainan invasi, karena tim yang menguasai bola dengan baiklah yang memiliki peluang lebih besar untuk mencetak angka.

     Melempar bola: digunakan untuk mengoper bola kepada teman satu tim agar bola dapat berpindah dengan cepat menuju area lawan.

     Menangkap bola: digunakan untuk menerima operan dari teman agar penguasaan bola tidak berpindah ke tim lawan.

     Menggiring bola: digunakan untuk membawa bola sendiri sambil tetap bergerak menuju area lawan, terutama saat tidak ada teman yang bisa menerima operan.

Gambar 3. Contoh gerak manipulatif (melempar, menangkap, menggiring bola) dalam permainan invasi.

5. Menyesuaikan Keterampilan Gerak dengan Berbagai Situasi Permainan

Kemampuan yang paling penting dalam permainan invasi bukan hanya menguasai satu jenis gerak saja, melainkan kemampuan menyesuaikan (mengombinasikan) ketiga jenis gerak dasar tersebut sesuai situasi permainan yang berubah-ubah dengan cepat. Contohnya, seorang pemain mungkin perlu berlari (lokomotor) untuk mendekati bola, lalu memutar badan (non-lokomotor) untuk melindungi bola dari lawan, kemudian melempar bola (manipulatif) kepada teman yang berada di posisi lebih menguntungkan.

Semakin baik seorang pemain dalam menyesuaikan ketiga gerak dasar ini dengan situasi yang dihadapi, semakin baik pula ia dapat bermain dan bekerja sama dengan timnya dalam permainan invasi.

Gambar 4. Ilustrasi lapangan permainan invasi sederhana: setiap pemain menyesuaikan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai posisi bola dan lawan.

C. Rangkuman

     Permainan invasi adalah permainan yang bertujuan memasukkan bola ke area/sasaran lawan sambil mempertahankan area sendiri, misalnya sepak bola, bola tangan, dan bola basket.

     Gerak lokomotor adalah gerak berpindah tempat, contohnya berlari, melompat, dan meluncur/bergeser.

     Gerak non-lokomotor adalah gerak tanpa berpindah tempat, contohnya menekuk lutut, memutar badan (pivot), dan mengayun lengan.

     Gerak manipulatif adalah gerak menguasai bola, contohnya melempar, menangkap, dan menggiring bola.

     Pemain yang baik mampu menyesuaikan dan mengombinasikan ketiga gerak dasar tersebut sesuai situasi permainan yang terus berubah.

D. Latihan Pemahaman

Kerjakan soal-soal berikut untuk menguji pemahamanmu!

Bagian 1: Pilihan Ganda

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

1.   Permainan yang bertujuan memasukkan bola ke area lawan sambil mempertahankan area sendiri disebut permainan ....

a. invasi   b. air   c. senam   d. berirama

2.   Berikut ini yang termasuk contoh gerak lokomotor dalam permainan invasi adalah ....

a. memutar badan   b. berlari mengejar bola   c. melempar bola   d. mengayun lengan

3.   Gerakan memutar badan sambil melindungi bola dari lawan tanpa memindahkan kaki tumpu disebut ....

a. pivot   b. dribbling   c. passing   d. sliding

4.   Gerak menggiring bola termasuk ke dalam kelompok gerak ....

a. lokomotor   b. non-lokomotor   c. manipulatif   d. relokasi

5.   Mengapa seorang pemain dalam permainan invasi perlu bisa menyesuaikan ketiga gerak dasar dengan cepat?

a. agar terlihat lebih hebat   b. karena posisi bola dan lawan terus berubah   c. karena peraturan mewajibkannya   d. agar permainan lebih lama

Bagian 2: Uraian Singkat

1.   Sebutkan 3 contoh gerak lokomotor, 3 contoh gerak non-lokomotor, dan 3 contoh gerak manipulatif yang biasa digunakan dalam permainan invasi!

2.   Ceritakan sebuah situasi dalam permainan invasi di mana kamu perlu menggunakan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif secara berurutan!

E. Referensi

     Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Buku Siswa PJOK Kelas VI Kurikulum Merdeka.

     Capaian Pembelajaran PJOK Fase C, Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek.

     Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) PJOK Fase C, satuan pendidikan.


Senin, 25 Mei 2026

KISI-KISI SOAL SUMATIF AKHIR SEMESTER GENAP KELAS 4 SENIN, 25 MEI 2026

 Hari                               : SENIN 

Tanggal                         :  25 Mei  2026

Kelas                             : IV

Sekolah                         : Sd Al Azhar 1 Bandar Lampung

KISI-KISI SOAL SUMATIF AKHIR SEMESTER GENAP

MATA PELAJARAN PJOK KELAS 4

TAHUN AJARAN 2025-2026

Fase / kelas

Muatan Pelajaran

Elemen

Capaian Pembelajaran

Tujuan Pembelajaran

Materi

Indikator / stimulus

Level Kognitif

Bentuk Soal

Nomor Soal

B / 4

PJOK

Keterampilan gerak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pengetahuan

Gerak 

peserta didik  menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan variasi dan kombinasi aktivitas pola gerak dasar, permainan dan olahraga, aktivitas senam lantai sederhana, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas olahraga air yang disesuaikan dengan kemampuan juga karakteristik peserta didik (kondisional).   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

peserta didik memahami prosedur variasi dan kombinasi pola gerak dasar, permainan dan olahraga, aktivitas senam lantai sederhana, aktivitas gerak berirama, dan aktivitas olahraga air yang disesuaikan dengan kemampuan juga  karakteristik peserta didik (kondisional).

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam menjelaskan dan mampu mempraktikkan variasi dan kombinasi pola gerak langkah kaki dan ayunan lengan aktivitas gerak berirama dengan benar sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilainilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku  hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam menjelaskan dan mampu mempraktikkan pengenalan air seperti gerakan posisi badan, gerakan kaki, gerakan lengan, dan mengambil napas dengan benar sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam menjelaskan dan mampu menerapkan konsep pemeliharaan kebersihan dan kesehatan alat reproduksi, serta kesehatan diri dan orang lain dari penyakit menular dan tidak menular sesuai dengan pola perilaku hidup sehat dengan mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peserta didik dapat menunjukkan kemampuan dalam menjelaskan dan mampu mempraktikkan peningkatan kebugaran jasmani yang terkait dengan kesehatan seperti latihan kekuatan otot dan daya tahan otot dengan benar sesuai potensi dan kreativitas yang dimiliki serta mengembangkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila dengan menanamkan nilai-nilai sikap seperti: mandiri dan gotong royong, serta dapat menerapkan pola perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

 

 

Aktivitas gerak berirama

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Renang gaya bebas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kesehatan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Aktivitas Kebugaran Jasmani

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat  Mengidentifikasi pengertian senam irama.

Disajikan dalam bentuk kalimat peserta didik dapat. Menentukan jenis gerak non-lokomotor pada ayunan lengan.

Disajikan dalam bentuk kalimat Peserta didik dapat   Menentukan keselarasan langkah kaki dengan irama.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat   Menjelaskan tujuan ayunan lengan dalam senam.

Disajikan dalam bentuk kaliamat. Peserta didik dapat   Mengidentifikasi sikap tubuh yang benar (tegap/rileks).

Disajikan dalam bentuk gambar. Peserta didik dapat    Menganalisis gambar gerak ayunan lengan.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu    Menyebutkan contoh gerak kaki dalam senam irama.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu  Menentukan faktor penyesuai dalam senam irama.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Menjelaskan manfaat rutin melakukan senam irama.

Disajikan dalam bentuk kalimat peserta didik dapat  Menyebutkan pengiring gerak senam irama.

Disajikan dalam bentuk kalimat peserta didik dapat  Menyebutkan dua komponen gerak dasar senam irama.

Disajikan dalam bentuk kalimat peserta didik dapat  Menjelaskan pengertian senam irama secara lengkap.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Mengidentifikasi posisi tubuh gaya bebas (telungkup).

Disajikan dalam bentuk gambar. Peserta didik mampu Menjelaskan fungsi gerakan kaki di air.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Mendeskripsikan cara melakukan gerak lengan renang gaya bebas.

Disajikan dalam bentuk kalimat peserta didik dapat   Mengidentifikasi teknik pengambilan napas yang benar.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu

Menentukan posisi wajah saat berada di air.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu  Menjelaskan tujuan pemanasan sebelum berenang.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu    Menyebutkan alat bantu keselamatan saat belajar renang.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Menjelaskan manfaat aktivitas renang bagi tubuh.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat   Mendeskripsikan teknik pengambilan napas.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu  Menyebutkan alat bantu belajar renang.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Menyebutkan perlengkapan dasar saat renang.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu     Menganalisis akibat kurang konsumsi serat (buah/sayur).

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik  mampu   Mengidentifikasi pola hidup sehat menjaga lingkungan.

 

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik  mampu    Menyebutkan syarat/ciri air minum yang sehat.

Disajikan dalam bentuk gambar. Peserta didik  mampu   Menentukan waktu yang tepat untuk menyikat gigi.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik  mampu   Menjelaskan manfaat olahraga bagi daya tahan tubuh.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu  Mengidentifikasi olahraga di air.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Menentukan tindakan pencegahan penularan penyakit.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu    Menentukan tindakan awal saat badan terasa sakit.

Disajikan dalam bentuk gambar. Peserta didik mampu   Menganalisis bahaya jajan sembarangan (makanan terbuka).

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu    Menjelaskan dampak negatif kurang tidur/begadang.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat   Menjelaskan cara melakukan pola hidup sehat.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat  Mengidentifikasi penyebab penyakit diare.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat  Menyebutkan 3 contoh kebiasaan hidup sehat.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu    Menjelaskan fungsi peregangan bagi kelenturan otot.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Menyebutkan contoh latihan daya tahan jantung.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu    Mengidentifikasi otot yang berperan saat push-up.

 Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu  Menjelaskan pentingnya kebugaran bagi siswa.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu Menentukan tujuan latihan lari 10 menit tanpa henti.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Mengidentifikasi indikator tubuh yang bugar.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu Menentukan penyakit yang dapat dicegah dengan olahraga.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu Menentukan frekuensi olahraga yang ideal.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat Menganalisis gambar posisi push-up dan target ototnya.

Disajikan dalam bentuk gambar. Peserta didik dapat  Menganalisis gambar sit-up dan penguatan otot.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik dapat Menyebutkan aktivitas sebelum inti olahraga.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu  Menentukan otot yang dilatih pada gerak dorong tembok.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu   Menjelaskan alasan pentingnya latihan kelenturan.

Disajikan dalam bentuk kalimat. Peserta didik mampu    Menyebutkan 2 jenis latihan daya tahan jantung.

 

 

C2

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C3

 

 

C2

 

 

 

C2

 

C3

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C3

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C3

 

 

C2

 

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

 

C3

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C3

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

 

C2

 

 

C3

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

C2

 

 

 

C2

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

PG

 

PG

 

 

 

ISIAN

 

 

ISIAN

 

 

 

ESAY

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

ISIAN

 

 

ISIAN

 

 

ESAY

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

 

PG

 

 

ISIAN

 

 

 

ISIAN

 

 

ISIAN

 

 

 

ESAY

 

 

PG

 

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

PG

 

 

PG

 

 

 

PG

 

 

ISIAN

 

 

 

ISIAN

 

 

 

ISIAN

 

 

ESAY

 

 

 

ESAY

 

 

 

1

 

 

2

 

 

3

 

 

 

4

 

 

5

 

 

 

6

 

 

7

 

 

 

8

 

9

 

 

 

36

 

 

37

 

 

 

46

 

 

10

 

 

 

11

 

 

12

 

 

 

13

 

 

 

14

 

 

 

15

 

 

 

16

 

 

 

17

 

 

 

38

 

 

39

 

 

47

 

 

 

18

 

 

19

 

 

 

 

20

 

 

 

21

 

 

 

22

 

 

23

 

 

24

 

 

 

25

 

 

 

 

26

 

 

40

 

 

 

41

 

 

42

 

 

 

48

 

 

27

 

 

 

 

28

 

 

29

 

 

30

 

 

 

31

 

 

 

32

 

 

33

 

 

34

 

 

 

35

 

 

43

 

 

 

44

 

 

 

45

 

 

49

 

 

 

50

materi pembelajaran kls 3 senin, 20 juli 2026

                                                         MATERI AJAR Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) Hari : Senin Tan...