Kamis, 13 Agustus 2026

materi pembelajaran pjok kls 6 Kamis, 13 Agustus 2026

 

 Nama Guru                  : Aristha Rhiki Setiawan

 Hari / Tanggal              : Kamis, 13 Agustus 2026

Fase / Kelas                   : Fase C / Kelas VI (6) Sekolah Dasar

Mata Pelajaran            : PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

Materi                          : Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui                                                     Aktivitas Permainan Net

Pertemuan Ke              : 1 (Satu) — Alokasi waktu 2 x 35 menit (1 x pertemuan)

. Apersepsi

a. Salam, Sapa, dan Ice Breaking

      Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa siswa, menanyakan kabar, dan mengecek kehadiran serta kesiapan pakaian olahraga siswa.

      Guru mengajak siswa melakukan yel-yel semangat atau tepuk PJOK agar suasana kelas menjadi ceria dan siswa termotivasi sebelum bergerak.

      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini secara sederhana: “Hari ini kita akan belajar bergerak lincah dalam permainan net, seperti bola voli dan bulu tangkis mini, serta belajar menggunakan gerakan yang sama untuk berbagai permainan yang berbeda.”

b. Penyampaian Ayat-Ayat Allah (Dikaitkan dengan Materi)

Allah Maha Khaliq (Pencipta): Guru mengajak siswa bersyukur karena Allah telah menciptakan tubuh manusia dengan begitu sempurna — ada kaki untuk berlari (gerak lokomotor), sendi dan otot yang bisa menekuk, memutar, dan mengayun (gerak non-lokomotor), serta tangan yang bisa melempar dan memukul (gerak manipulatif). Semua itu adalah ciptaan Allah yang memungkinkan kita bermain permainan net hari ini.

Allah Maha Malik (Memelihara): Guru mengaitkan bahwa Allah memelihara tubuh kita, maka kita wajib menjaganya dengan berolahraga secara teratur, melakukan pemanasan sebelum bermain, dan bermain dengan aman agar tidak cedera.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki): Guru mengingatkan bahwa tenaga, kesehatan, dan kesempatan untuk bermain bersama teman hari ini adalah rezeki dari Allah yang harus disyukuri dengan semangat dan sportivitas saat bermain.

c. Kegiatan Awal — Guru Mengaitkan dengan Kehidupan Nyata & Pemanasan

      Guru bertanya kepada siswa: “Siapa di antara kalian yang pernah bermain bulu tangkis, bola voli mini, atau lempar bola melewati tali jemuran bersama keluarga di rumah?” — mengaitkan pengalaman nyata siswa dengan konsep permainan net.

      Guru menjelaskan bahwa semua permainan tersebut memiliki kesamaan: ada net/pembatas di tengah, dan pemain harus membuat objek (bola/balon/kok) melewati net ke area lawan menggunakan gerak lokomotor (berlari, melangkah), non-lokomotor (menekuk lutut, mengayun lengan), dan manipulatif (memukul, melempar, menangkap).

      Pemanasan dinamis (± 10 menit) bertema “Simon Says Net Games”: siswa berlari ringan mengelilingi lapangan (lokomotor), lalu mengikuti aba-aba guru untuk menekuk lutut, memutar pinggang, dan mengayun lengan (non-lokomotor), sebagai persiapan otot sebelum memukul/melempar bola.

Ilustrasi lapangan permainan net sederhana: kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif saat siswa mendekati, bersiap, dan memukul bola melewati net. (Ilustrasi diadaptasi dari konsep pembelajaran PJOK Kurikulum Merdeka — Aktivitas Permainan Net, referensi Buku Guru PJOK Kelas VI, Kemdikbudristek).

Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mempraktikkan berbagai pola gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam bentuk permainan net sederhana secara mandiri, serta menerapkan strategi gerak yang telah dikuasai pada berbagai bentuk permainan net yang berbeda dengan menjunjung tinggi nilai kerja sama, sportivitas, dan tanggung jawab.

Tujuan Pembelajaran (TP)

      Peserta didik mampu mempraktikkan kombinasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif dalam aktivitas permainan net (mengoper, memukul, dan menempatkan bola/objek melewati net).

      Peserta didik mampu mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam berbagai situasi gerak yang berbeda (misalnya dari permainan balon, ke bola tangan modifikasi, hingga mini voli).

      Peserta didik mampu bekerja sama dan menunjukkan sikap sportif selama bermain dalam kelompok.

Ma-Mi-Joy

      Makna: Siswa memahami bahwa gerak yang sama dapat digunakan pada berbagai permainan yang berbeda, sehingga belajar menjadi lebih bermakna dan tidak sekadar hafalan gerak.

      Manfaat: Siswa merasakan manfaat kesehatan fisik (kelincahan, koordinasi, kekuatan otot) dan manfaat sosial (kerja sama tim, sportivitas, percaya diri).

      Joy: Pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan berjenjang (stasiun) yang menyenangkan sehingga siswa antusias dan termotivasi untuk terus bergerak.

Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

      Guru membuka pelajaran, apersepsi, dan mengaitkan materi dengan nilai-nilai keagamaan serta pengalaman siswa (± 10 menit).

      Pemanasan dinamis berbasis permainan “Simon Says Net Games” (± 10 menit).

      Eksplorasi gerak dasar secara individu: lari-langkah (lokomotor), menekuk-mengayun (non-lokomotor), melempar-memukul-menangkap (manipulatif) (± 10 menit).

      Latihan kombinasi gerak berpasangan menggunakan tali/net rendah (± 10 menit).

      Permainan net berjenjang 3 stasiun untuk melatih transfer strategi gerak ke situasi berbeda (± 20 menit).

      Diskusi kelompok singkat: siswa menyebutkan strategi gerak apa yang mereka gunakan berulang di setiap stasiun (± 5 menit).

      Pendinginan, refleksi, kesimpulan, dan penutup (± 5 menit).

Model / Metode

Model Pembelajaran   : Teaching Games for Understanding (TGfU) dan Discovery Learning

Metode : Demonstrasi, praktik langsung (drill berjenjang), permainan (game-based learning), dan diskusi kelompok

Pendekatan      : Saintifik (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengomunikasikan)

Penjabaran Materi

a. Konsep Dasar Permainan Net

Permainan net adalah kelompok permainan yang dimainkan dengan cara memukul, melempar, atau menyentuhkan objek (bola, balon, kok) melewati net atau pembatas menuju area lawan, dengan tujuan objek tersebut tidak dapat dikembalikan. Contoh: bola voli, bulu tangkis, sepak takraw, dan tenis meja. Ciri utama permainan net adalah adanya kombinasi tiga pola gerak dasar sekaligus.

b. Tiga Pola Gerak Dasar dalam Permainan Net

      Gerak Lokomotor: gerakan berpindah tempat, misalnya berlari mendekati bola, melangkah ke samping, atau meloncat.

      Gerak Non-Lokomotor: gerakan di tempat tanpa berpindah, misalnya menekuk lutut, memutar pinggang, mengayun lengan, dan membungkukkan badan sebagai persiapan memukul.

      Gerak Manipulatif: gerakan mengontrol objek, misalnya melempar, menangkap, memukul, dan mengoper bola atau balon.

c. Aktivitas Inti — Permainan Net Berjenjang (3 Stasiun) untuk Melatih Transfer Strategi Gerak

Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil (4-5 anak) dan berputar mengikuti 3 stasiun permainan net dengan tingkat kesulitan meningkat. Tujuannya agar siswa menyadari bahwa strategi gerak yang sama (mengamati arah objek, memposisikan badan, dan memukul/melempar melewati net) dapat digunakan dan disesuaikan pada situasi permainan yang berbeda-beda.

Skema transfer strategi gerak melalui 3 stasiun permainan net berjenjang, dari objek ringan (balon) hingga permainan mendekati bola voli sesungguhnya. (Konsep dikembangkan mengacu pada pendekatan Teaching Games for Understanding / TGfU, sebagaimana diuraikan dalam Buku Guru PJOK Kelas VI Kurikulum Merdeka, Kemdikbudristek).

Stasiun 1 — Net Balon

      Menggunakan tali setinggi ± 1 meter dan balon udara.

      Siswa memukul balon dengan tangan terbuka agar melewati tali tanpa jatuh ke area sendiri.

      Fokus: memperkenalkan konsep 'memukul objek melewati net' dengan objek yang lambat dan ringan sehingga siswa tidak takut salah.

Stasiun 2 — Bola Tangan Modifikasi

      Menggunakan net tali dan bola plastik/bola karet ringan.

      Siswa melempar dan menangkap bola melewati net secara berpasangan, lalu mencoba memukul bola dengan satu tangan (mirip servis bawah voli).

      Fokus: siswa mulai menerapkan strategi yang sama dari Stasiun 1 (mengamati arah, memposisikan badan) pada objek yang sedikit lebih berat dan cepat.

Stasiun 3 — Mini Voli / Sepak Takraw Sederhana

      Menggunakan net rendah (atau tali) dan bola voli plastik ringan/bola sejenis takraw mini.

      Siswa bermain 2 lawan 2 atau 3 lawan 3 dengan aturan sederhana: bola boleh memantul satu kali sebelum dipukul, dan dihitung poin jika bola jatuh di area lawan.

      Fokus: siswa menggunakan seluruh strategi gerak yang telah dilatih di stasiun sebelumnya (lokomotor-non lokomotor-manipulatif) dalam situasi permainan yang mendekati permainan net yang sesungguhnya.

d. Soal Latihan / Post Test

Kerjakan soal berikut secara lisan/tertulis sebagai refleksi pemahaman:

      1) Sebutkan 3 contoh gerak lokomotor yang kamu lakukan saat bermain permainan net hari ini!

      2) Apa perbedaan gerak non-lokomotor dan gerak manipulatif? Berikan masing-masing 1 contoh dari permainan net!

      3) Menurutmu, strategi gerak apa yang sama dan bisa digunakan di Stasiun 1, 2, dan 3? Jelaskan!

      4) Mengapa penting melakukan pemanasan (gerak non-lokomotor seperti menekuk dan mengayun) sebelum bermain permainan net?

Catatan: Kunci jawaban dan pembahasan akan diunggah/diposting oleh guru setelah kegiatan belajar-mengajar (KBM) selesai, yaitu pada sore atau malam hari, sesuai dengan ketentuan format.  

Kesimpulan / Refleksi

Kesimpulan Materi Hari Ini    : …………………………………………………………………………………………

Kendala Pembelajaran Hari Ini          : …………………………………………………………………………………………

Capaian Tujuan Pembelajaran Hari Ini          : …………………………………………………………………………………………


Rabu, 12 Agustus 2026

SEMARAK LOMBA HUT RI KE-81 Rabu, 12 Agustus 2026

   HARI                          : Rabu

     TANGGAL               : 12 Agustus 2026

     NAMA GURU          : Aristha Rhiki Setiawan

     FACE                        : C Dan B

🎉 SEMARAK LOMBA HUT RI KE-81 🎉

Assalamu’alaikum, anak-anak hebat SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung! 🌟

Apa kabar semuanya? Semoga selalu sehat, semangat, dan siap mengikuti kegiatan hari ini! 😊

Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, hari ini, Rabu, 12 Agustus 2026, akan dilaksanakan berbagai lomba seru dan menyenangkan. Yuk, tunjukkan semangat kemerdekaan dengan berani mencoba, kompak bersama teman, sportif, dan tetap ceria! 🇮🇩✨

Selasa, 11 Agustus 2026

SEMARAK LOMBA HUT RI KE-81 Selasa, 11 Agustus 2026

     HARI                        : SELASA

     TANGGAL               : 11 Agustus 2026

     NAMA GURU          : Aristha Rhiki Setiawan

     FACE                        : C Dan B

🎉 SEMARAK LOMBA HUT RI KE-81 🎉

Assalamu’alaikum, anak-anak hebat SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung! 🌟

Apa kabar semuanya? Semoga selalu sehat, semangat, dan siap mengikuti kegiatan hari ini! 😊

Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026, akan dilaksanakan berbagai lomba seru dan menyenangkan. Yuk, tunjukkan semangat kemerdekaan dengan berani mencoba, kompak bersama teman, sportif, dan tetap ceria! 🇮🇩✨

🍇 Rombel 1 dan 2

  • 🥤 Estafet Cup (Putra & Putri)
  • ⚽ Estafet Bola (Putra & Putri)
  • Peserta: 8 putra dan 8 putri

🍇 Rombel 3 dan 4

  • 🥤 Pindah Cup (Putra & Putri)
  • ⚽ Menggiring Bola (Putra & Putri)
  • Peserta: 7 putra dan 7 putri

🍇 Rombel 5 dan 6

  • 💧 Mengisi Air (Putra & Putri)
  • 🥤 Estafet 2 Cup (Putra & Putri)
  • Peserta: 8 putra dan 7 putri

🌿 Lomba Kebersihan dan Keindahan Kelas
Diikuti oleh Rombel 1–6.

💪 Pesan untuk anak-anak:
Tidak perlu takut kalah dan jangan lupa untuk selalu menghargai teman. Karena kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu bermain dengan jujur, bekerja sama, menjaga kebersihan, dan memberikan yang terbaik.

🌟 Ayo, anak-anak hebat!
Tunjukkan semangatmu, junjung tinggi sportivitas, dan ramaikan HUT RI ke-81 dengan penuh kegembiraan!

MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA! 

Selamat berlomba dan tetap semangat! 🎉🏆

Senin, 10 Agustus 2026

materi pebelajaran pjok kls 6 Senin, 10 AGUSTUS 2026

   MATERI AJAR

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)

Hari : Senin
Tanggal : 10 Agustus 2026
Sekolah : Sd Al Azhar 1 Bandar Lampung

Mata Pelajaran

PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

Fase / Kelas

C / VI (Enam)

Elemen

Terampil Bergerak

Tujuan Pembelajaran

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak.

Materi Pokok

Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

A. Pendahuluan

Pernahkah kalian bermain sepak bola, bola tangan, atau bola basket bersama teman-teman? Permainan-permainan tersebut termasuk ke dalam kelompok permainan invasi, yaitu permainan yang bertujuan memasukkan bola atau benda ke area/sasaran lawan, sambil berusaha mempertahankan area sendiri agar tidak kemasukan.

Untuk dapat bermain permainan invasi dengan baik, kalian perlu menguasai tiga jenis gerak dasar, yaitu gerak lokomotor, gerak non-lokomotor, dan gerak manipulatif. Ketiga gerak dasar ini akan selalu digunakan secara bergantian dan saling berkaitan, tergantung pada situasi permainan yang sedang dihadapi. Materi ini akan membantu kalian mengenal dan menyesuaikan ketiga gerak dasar tersebut agar dapat digunakan dengan tepat dalam berbagai situasi permainan invasi.

B. Uraian Materi

1. Mengenal Permainan Invasi

Permainan invasi adalah kelompok permainan yang dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan, dengan tujuan utama menyerang (menguasai bola dan mendekati area lawan untuk mencetak angka) sambil bertahan (menjaga area sendiri agar tidak diserang balik). Contoh permainan invasi antara lain sepak bola, bola tangan, bola basket, dan futsal.

Karena posisi pemain dan bola dalam permainan invasi selalu berubah-ubah dengan cepat, setiap pemain dituntut mampu menyesuaikan gerakannya sesuai situasi yang dihadapi. Kadang kita perlu berlari cepat, kadang perlu berhenti dan memutar badan, dan kadang perlu melempar, menangkap, atau menendang bola. Semua gerakan tersebut termasuk ke dalam tiga kelompok gerak dasar berikut.

2. Gerak Dasar Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat dari satu titik ke titik yang lain. Dalam permainan invasi, gerak lokomotor digunakan untuk mengejar bola, mengejar lawan, mencari posisi kosong, atau menghindari kejaran lawan.

     Berlari: digunakan untuk bergerak cepat menuju bola, mengejar lawan, atau berlari mencari ruang kosong agar bisa menerima operan dari teman.

     Melompat: digunakan misalnya untuk menyongsong atau menangkap bola tinggi, atau melewati rintangan/lawan.

     Meluncur/bergeser: digunakan saat pemain bertahan bergeser ke samping untuk menutup ruang gerak lawan.

Gambar 1. Contoh gerak lokomotor (berlari, melompat, meluncur/bergeser) dalam permainan invasi.

3. Gerak Dasar Non-Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan tanpa membuat tubuh berpindah tempat. Posisi kaki dapat tetap berada di satu titik, namun bagian tubuh yang lain (seperti lengan, badan, atau lutut) tetap bergerak. Gerak non-lokomotor sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan mengecoh lawan.

     Menekuk lutut (sikap siap): dilakukan pemain bertahan agar tubuh lebih stabil dan siap bergerak ke segala arah kapan saja.

     Memutar badan (pivot): dilakukan saat pemain menguasai bola namun ingin melindungi bola dari lawan dengan cara memutar badan tanpa memindahkan kaki tumpu.

     Mengayun lengan: dilakukan misalnya saat bersiap melempar atau menangkap bola.

Gambar 2. Contoh gerak non-lokomotor (menekuk lutut, memutar badan/pivot, mengayun lengan) dalam permainan invasi.

4. Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Invasi

Gerak manipulatif adalah gerakan yang melibatkan penguasaan suatu benda atau alat, dalam hal ini bola. Gerak manipulatif merupakan inti dari permainan invasi, karena tim yang menguasai bola dengan baiklah yang memiliki peluang lebih besar untuk mencetak angka.

     Melempar bola: digunakan untuk mengoper bola kepada teman satu tim agar bola dapat berpindah dengan cepat menuju area lawan.

     Menangkap bola: digunakan untuk menerima operan dari teman agar penguasaan bola tidak berpindah ke tim lawan.

     Menggiring bola: digunakan untuk membawa bola sendiri sambil tetap bergerak menuju area lawan, terutama saat tidak ada teman yang bisa menerima operan.

Gambar 3. Contoh gerak manipulatif (melempar, menangkap, menggiring bola) dalam permainan invasi.

5. Menyesuaikan Keterampilan Gerak dengan Berbagai Situasi Permainan

Kemampuan yang paling penting dalam permainan invasi bukan hanya menguasai satu jenis gerak saja, melainkan kemampuan menyesuaikan (mengombinasikan) ketiga jenis gerak dasar tersebut sesuai situasi permainan yang berubah-ubah dengan cepat. Contohnya, seorang pemain mungkin perlu berlari (lokomotor) untuk mendekati bola, lalu memutar badan (non-lokomotor) untuk melindungi bola dari lawan, kemudian melempar bola (manipulatif) kepada teman yang berada di posisi lebih menguntungkan.

Semakin baik seorang pemain dalam menyesuaikan ketiga gerak dasar ini dengan situasi yang dihadapi, semakin baik pula ia dapat bermain dan bekerja sama dengan timnya dalam permainan invasi.

Gambar 4. Ilustrasi lapangan permainan invasi sederhana: setiap pemain menyesuaikan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai posisi bola dan lawan.

C. Rangkuman

     Permainan invasi adalah permainan yang bertujuan memasukkan bola ke area/sasaran lawan sambil mempertahankan area sendiri, misalnya sepak bola, bola tangan, dan bola basket.

     Gerak lokomotor adalah gerak berpindah tempat, contohnya berlari, melompat, dan meluncur/bergeser.

     Gerak non-lokomotor adalah gerak tanpa berpindah tempat, contohnya menekuk lutut, memutar badan (pivot), dan mengayun lengan.

     Gerak manipulatif adalah gerak menguasai bola, contohnya melempar, menangkap, dan menggiring bola.

     Pemain yang baik mampu menyesuaikan dan mengombinasikan ketiga gerak dasar tersebut sesuai situasi permainan yang terus berubah.

D. Latihan Pemahaman

Kerjakan soal-soal berikut untuk menguji pemahamanmu!

Bagian 1: Pilihan Ganda

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

1.   Permainan yang bertujuan memasukkan bola ke area lawan sambil mempertahankan area sendiri disebut permainan ....

a. invasi   b. air   c. senam   d. berirama

2.   Berikut ini yang termasuk contoh gerak lokomotor dalam permainan invasi adalah ....

a. memutar badan   b. berlari mengejar bola   c. melempar bola   d. mengayun lengan

3.   Gerakan memutar badan sambil melindungi bola dari lawan tanpa memindahkan kaki tumpu disebut ....

a. pivot   b. dribbling   c. passing   d. sliding

4.   Gerak menggiring bola termasuk ke dalam kelompok gerak ....

a. lokomotor   b. non-lokomotor   c. manipulatif   d. relokasi

5.   Mengapa seorang pemain dalam permainan invasi perlu bisa menyesuaikan ketiga gerak dasar dengan cepat?

a. agar terlihat lebih hebat   b. karena posisi bola dan lawan terus berubah   c. karena peraturan mewajibkannya   d. agar permainan lebih lama

Bagian 2: Uraian Singkat

1.   Sebutkan 3 contoh gerak lokomotor, 3 contoh gerak non-lokomotor, dan 3 contoh gerak manipulatif yang biasa digunakan dalam permainan invasi!

2.   Ceritakan sebuah situasi dalam permainan invasi di mana kamu perlu menggunakan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif secara berurutan!

E. Referensi

     Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Buku Siswa PJOK Kelas VI Kurikulum Merdeka.

     Capaian Pembelajaran PJOK Fase C, Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek.

     Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) PJOK Fase C, satuan pendidikan.


Jumat, 07 Agustus 2026

Materi Pembelajaran pjok kls 6 Jum'at 7 Agustus 2026

                                                       MATERI AJAR

Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)

Hari : Jum'at
Tanggal : 7 Agustus 2026
Sekolah : Sd Al Azhar 1 Bandar Lampung

Mata Pelajaran

PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

Fase / Kelas

C / VI (Enam)

Elemen

Terampil Bergerak

Tujuan Pembelajaran

Menyesuaikan keterampilan gerak melintasi berbagai situasi gerak.

Materi Pokok

Aktivitas Pola Gerak Dasar Lokomotor, Non-Lokomotor, dan Manipulatif Melalui Aktivitas Permainan Invasi

A. Pendahuluan

Pernahkah kalian bermain sepak bola, bola tangan, atau bola basket bersama teman-teman? Permainan-permainan tersebut termasuk ke dalam kelompok permainan invasi, yaitu permainan yang bertujuan memasukkan bola atau benda ke area/sasaran lawan, sambil berusaha mempertahankan area sendiri agar tidak kemasukan.

Untuk dapat bermain permainan invasi dengan baik, kalian perlu menguasai tiga jenis gerak dasar, yaitu gerak lokomotor, gerak non-lokomotor, dan gerak manipulatif. Ketiga gerak dasar ini akan selalu digunakan secara bergantian dan saling berkaitan, tergantung pada situasi permainan yang sedang dihadapi. Materi ini akan membantu kalian mengenal dan menyesuaikan ketiga gerak dasar tersebut agar dapat digunakan dengan tepat dalam berbagai situasi permainan invasi.

B. Uraian Materi

1. Mengenal Permainan Invasi

Permainan invasi adalah kelompok permainan yang dimainkan oleh dua tim yang saling berhadapan, dengan tujuan utama menyerang (menguasai bola dan mendekati area lawan untuk mencetak angka) sambil bertahan (menjaga area sendiri agar tidak diserang balik). Contoh permainan invasi antara lain sepak bola, bola tangan, bola basket, dan futsal.

Karena posisi pemain dan bola dalam permainan invasi selalu berubah-ubah dengan cepat, setiap pemain dituntut mampu menyesuaikan gerakannya sesuai situasi yang dihadapi. Kadang kita perlu berlari cepat, kadang perlu berhenti dan memutar badan, dan kadang perlu melempar, menangkap, atau menendang bola. Semua gerakan tersebut termasuk ke dalam tiga kelompok gerak dasar berikut.

2. Gerak Dasar Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak lokomotor adalah gerakan yang menyebabkan tubuh berpindah tempat dari satu titik ke titik yang lain. Dalam permainan invasi, gerak lokomotor digunakan untuk mengejar bola, mengejar lawan, mencari posisi kosong, atau menghindari kejaran lawan.

     Berlari: digunakan untuk bergerak cepat menuju bola, mengejar lawan, atau berlari mencari ruang kosong agar bisa menerima operan dari teman.

     Melompat: digunakan misalnya untuk menyongsong atau menangkap bola tinggi, atau melewati rintangan/lawan.

     Meluncur/bergeser: digunakan saat pemain bertahan bergeser ke samping untuk menutup ruang gerak lawan.

Gambar 1. Contoh gerak lokomotor (berlari, melompat, meluncur/bergeser) dalam permainan invasi.

3. Gerak Dasar Non-Lokomotor dalam Permainan Invasi

Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan tanpa membuat tubuh berpindah tempat. Posisi kaki dapat tetap berada di satu titik, namun bagian tubuh yang lain (seperti lengan, badan, atau lutut) tetap bergerak. Gerak non-lokomotor sangat penting untuk menjaga keseimbangan dan mengecoh lawan.

     Menekuk lutut (sikap siap): dilakukan pemain bertahan agar tubuh lebih stabil dan siap bergerak ke segala arah kapan saja.

     Memutar badan (pivot): dilakukan saat pemain menguasai bola namun ingin melindungi bola dari lawan dengan cara memutar badan tanpa memindahkan kaki tumpu.

     Mengayun lengan: dilakukan misalnya saat bersiap melempar atau menangkap bola.

Gambar 2. Contoh gerak non-lokomotor (menekuk lutut, memutar badan/pivot, mengayun lengan) dalam permainan invasi.

4. Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Invasi

Gerak manipulatif adalah gerakan yang melibatkan penguasaan suatu benda atau alat, dalam hal ini bola. Gerak manipulatif merupakan inti dari permainan invasi, karena tim yang menguasai bola dengan baiklah yang memiliki peluang lebih besar untuk mencetak angka.

     Melempar bola: digunakan untuk mengoper bola kepada teman satu tim agar bola dapat berpindah dengan cepat menuju area lawan.

     Menangkap bola: digunakan untuk menerima operan dari teman agar penguasaan bola tidak berpindah ke tim lawan.

     Menggiring bola: digunakan untuk membawa bola sendiri sambil tetap bergerak menuju area lawan, terutama saat tidak ada teman yang bisa menerima operan.

Gambar 3. Contoh gerak manipulatif (melempar, menangkap, menggiring bola) dalam permainan invasi.

5. Menyesuaikan Keterampilan Gerak dengan Berbagai Situasi Permainan

Kemampuan yang paling penting dalam permainan invasi bukan hanya menguasai satu jenis gerak saja, melainkan kemampuan menyesuaikan (mengombinasikan) ketiga jenis gerak dasar tersebut sesuai situasi permainan yang berubah-ubah dengan cepat. Contohnya, seorang pemain mungkin perlu berlari (lokomotor) untuk mendekati bola, lalu memutar badan (non-lokomotor) untuk melindungi bola dari lawan, kemudian melempar bola (manipulatif) kepada teman yang berada di posisi lebih menguntungkan.

Semakin baik seorang pemain dalam menyesuaikan ketiga gerak dasar ini dengan situasi yang dihadapi, semakin baik pula ia dapat bermain dan bekerja sama dengan timnya dalam permainan invasi.

Gambar 4. Ilustrasi lapangan permainan invasi sederhana: setiap pemain menyesuaikan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif sesuai posisi bola dan lawan.

C. Rangkuman

     Permainan invasi adalah permainan yang bertujuan memasukkan bola ke area/sasaran lawan sambil mempertahankan area sendiri, misalnya sepak bola, bola tangan, dan bola basket.

     Gerak lokomotor adalah gerak berpindah tempat, contohnya berlari, melompat, dan meluncur/bergeser.

     Gerak non-lokomotor adalah gerak tanpa berpindah tempat, contohnya menekuk lutut, memutar badan (pivot), dan mengayun lengan.

     Gerak manipulatif adalah gerak menguasai bola, contohnya melempar, menangkap, dan menggiring bola.

     Pemain yang baik mampu menyesuaikan dan mengombinasikan ketiga gerak dasar tersebut sesuai situasi permainan yang terus berubah.

D. Latihan Pemahaman

Kerjakan soal-soal berikut untuk menguji pemahamanmu!

Bagian 1: Pilihan Ganda

Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang paling tepat!

1.   Permainan yang bertujuan memasukkan bola ke area lawan sambil mempertahankan area sendiri disebut permainan ....

a. invasi   b. air   c. senam   d. berirama

2.   Berikut ini yang termasuk contoh gerak lokomotor dalam permainan invasi adalah ....

a. memutar badan   b. berlari mengejar bola   c. melempar bola   d. mengayun lengan

3.   Gerakan memutar badan sambil melindungi bola dari lawan tanpa memindahkan kaki tumpu disebut ....

a. pivot   b. dribbling   c. passing   d. sliding

4.   Gerak menggiring bola termasuk ke dalam kelompok gerak ....

a. lokomotor   b. non-lokomotor   c. manipulatif   d. relokasi

5.   Mengapa seorang pemain dalam permainan invasi perlu bisa menyesuaikan ketiga gerak dasar dengan cepat?

a. agar terlihat lebih hebat   b. karena posisi bola dan lawan terus berubah   c. karena peraturan mewajibkannya   d. agar permainan lebih lama

Bagian 2: Uraian Singkat

1.   Sebutkan 3 contoh gerak lokomotor, 3 contoh gerak non-lokomotor, dan 3 contoh gerak manipulatif yang biasa digunakan dalam permainan invasi!

2.   Ceritakan sebuah situasi dalam permainan invasi di mana kamu perlu menggunakan gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif secara berurutan!

E. Referensi

     Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Buku Siswa PJOK Kelas VI Kurikulum Merdeka.

     Capaian Pembelajaran PJOK Fase C, Kurikulum Merdeka, Kemendikbudristek.

     Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) PJOK Fase C, satuan pendidikan.


materi pembelajaran pjok kls 6 Kamis, 13 Agustus 2026

   Nama Guru                       : Aristha Rhiki Setiawan  Hari / Tanggal                   : Kamis, 13 Agustus 2026 Fase / Kelas     ...