Senin, 07 September 2026

MATERI PEMBELAJARAN KLS 3 SENIN, 7 SEPTEMBR 2026

 Nama Guru                  : Aristha Rhiki Setiawan

 Hari / Tanggal              : Senin, 7 September 2026

Fase / Kelas                   : Fase B/ Kelas III (3) Sekolah Dasar

Mata Pelajaran            : PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan)

Materi                          : Aktivitas Variasi Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor

Pertemuan Ke              :3 (Satu) — Alokasi waktu 2 x 35 menit (1 x pertemuan)



7. Apersepsi

a. Salam, Sapa, dan Ice Breaking

      Guru membuka pelajaran dengan salam, menyapa siswa dengan ceria, menanyakan kabar, dan mengecek kehadiran serta kesiapan pakaian olahraga siswa.

      Guru mengajak siswa bertepuk tangan mengikuti pola “tepuk hewan” (tepuk 1x-2x-3x sambil menyebut nama hewan) sebagai pemantik semangat sebelum bergerak.

      Guru menyampaikan tujuan pembelajaran secara sederhana: “Hari ini kita akan berkunjung ke ‘Kebun Binatang Ajaib’ sambil belajar menekuk, memutar, mengayun, dan meliukkan badan seperti hewan-hewan lucu!”

b. Penyampaian Ayat-Ayat Allah (Dikaitkan dengan Materi)

Allah Maha Khaliq (Pencipta): Guru mengajak siswa memperhatikan bahwa Allah menciptakan begitu banyak jenis hewan dengan cara bergerak yang berbeda-beda — ada yang menggeliat seperti kucing, memutar leher seperti burung hantu, mengayun seperti belalai gajah, dan meliuk seperti ular. Semua itu adalah tanda kebesaran Allah yang bisa kita amati dan tiru gerakannya.

Allah Maha Malik (Memelihara): Guru mengaitkan bahwa Allah memelihara setiap hewan dengan cara bergerak yang sesuai kebutuhannya, begitu pula Allah memelihara tubuh kita agar tetap sehat dan lentur jika kita rajin bergerak dan berolahraga.

Allah Maha Razaq (Memberi Rezeki): Guru mengingatkan bahwa kesempatan bermain sambil belajar hari ini, serta tubuh yang sehat untuk menirukan gerakan hewan, adalah rezeki dari Allah yang patut disyukuri dengan semangat dan sungguh-sungguh.

c. Kegiatan Awal — Guru Mengaitkan dengan Kehidupan Nyata & Pemanasan

      Guru bertanya kepada siswa: “Siapa yang pernah melihat kucing menggeliat setelah bangun tidur? Atau burung hantu memutar kepalanya? Atau gajah mengayun belalainya di kebun binatang atau di video?” — mengaitkan pengalaman/pengamatan nyata siswa terhadap gerakan hewan dengan konsep gerak non-lokomotor.

      Guru menjelaskan bahwa gerakan-gerakan hewan tersebut (menggeliat, memutar, mengayun, meliuk) adalah contoh nyata dari gerak non-lokomotor, yaitu gerakan yang dilakukan di tempat tanpa berpindah posisi.

      Guru menunjukkan gambar sederhana keempat hewan tersebut sebagai pengantar visual sebelum siswa mempraktikkannya sendiri.

      Pemanasan dinamis (± 10 menit) bertema “Kebun Binatang Ajaib”: siswa berdiri di tempat masing-masing dan menirukan gerakan pemanasan ringan ala hewan — menggeliat seperti kucing, memutar leher pelan seperti burung hantu, mengayun lengan seperti belalai gajah, dan meliukkan badan seperti ular.

Ilustrasi variasi gerak dasar non-lokomotor bertema hewan: menekuk seperti kucing, memutar seperti burung hantu, mengayun seperti belalai gajah, dan meliuk seperti ular. (Ilustrasi disusun mengacu pada konsep pembelajaran PJOK Kurikulum Merdeka — Aktivitas Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor, referensi Buku Guru PJOK Kelas III, Kemdikbudristek).

8. Capaian Pembelajaran (CP)

Peserta didik mampu mempraktikkan berbagai variasi pola gerak dasar non-lokomotor (menekuk, memutar, mengayun, meliuk, mendorong, dan menarik) dengan kontrol tubuh yang baik, serta mampu menyesuaikan strategi gerak (tingkatan, kecepatan, dan luas gerak) untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak yang diharapkan.

9. Tujuan Pembelajaran (TP)

      Peserta didik mampu mempraktikkan variasi gerak non-lokomotor (menekuk, memutar, mengayun, dan meliuk) yang diinspirasi dari gerakan hewan, dengan berbagai tingkatan (tinggi-rendah), kecepatan (lambat-cepat), dan luas gerak (sempit-lebar).

      Peserta didik mampu menyesuaikan strategi gerak yang digunakan untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak tertentu, misalnya bergerak setinggi jerapah, serendah kura-kura, secepat kelinci, atau selebar gajah sesuai instruksi permainan.

      Peserta didik mampu menunjukkan sikap percaya diri, kreativitas, dan kerja sama selama mengikuti pembelajaran.

Ma-Mi-Joy

      Makna: Siswa memahami bahwa satu gerakan dasar dapat diperkaya dengan berbagai strategi (level, tempo, luas gerak) yang terinspirasi dari keragaman ciptaan Allah berupa hewan-hewan di sekitar kita.

      Manfaat: Siswa merasakan manfaat kelenturan tubuh, keseimbangan, imajinasi gerak, dan kesadaran tubuh (body awareness).

      Joy: Pembelajaran dikemas dalam bentuk permainan tematik “Kebun Binatang Ajaib” yang membuat siswa kelas 3 senang berimajinasi sekaligus aktif bergerak.

10. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

      Guru membuka pelajaran, apersepsi, dan mengaitkan materi dengan nilai-nilai keagamaan serta pengamatan siswa terhadap gerakan hewan (± 10 menit).

      Pemanasan dinamis bertema “Kebun Binatang Ajaib” (± 10 menit).

      Eksplorasi variasi gerak non-lokomotor ala hewan secara individu: menekuk, memutar, mengayun, meliuk (± 10 menit).

      Latihan menyesuaikan strategi gerak: siswa mencoba gerakan yang sama dengan meniru karakter gerak hewan berbeda (tinggi seperti jerapah, rendah seperti kura-kura, cepat seperti kelinci, lambat seperti siput, lebar seperti gajah, sempit seperti tikus) (± 10 menit).

      Permainan inti “Tebak dan Tirukan Hewan” untuk menguatkan penyesuaian strategi gerak demi mencapai keterampilan gerak yang diminta (± 15 menit).

      Diskusi singkat: siswa menceritakan hewan mana yang paling seru ditirukan dan strategi gerak apa yang mereka gunakan (± 5 menit).

      Pendinginan, refleksi, kesimpulan, dan penutup (± 5 menit).

11. Model / Metode

Model Pembelajaran   : Discovery Learning dan Direct Instruction

Metode : Demonstrasi, eksplorasi gerak, permainan tematik/imajinatif (game-based learning), dan tanya jawab

Pendekatan      : Saintifik (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengomunikasikan)

12. Penjabaran Materi

a. Konsep Dasar Gerak Non-Lokomotor

Gerak non-lokomotor adalah gerakan yang dilakukan di tempat tanpa memindahkan posisi tubuh dari satu tempat ke tempat lain. Gerakan ini melibatkan persendian tubuh seperti pinggang, bahu, lutut, dan leher, dan dapat kita amati pada berbagai gerakan hewan di sekitar kita sebagai sumber inspirasi belajar yang menyenangkan.

b. Variasi Pola Gerak Dasar Non-Lokomotor Bertema Hewan

      Menekuk (seperti Kucing Menggeliat): menekuk punggung, lutut, atau pinggang lalu meluruskannya kembali.

      Memutar (seperti Burung Hantu): memutar kepala atau pinggang perlahan ke satu arah lalu ke arah sebaliknya.

      Mengayun (seperti Belalai Gajah): mengayunkan lengan dengan gerakan lembut ke depan-belakang atau kanan-kiri.

      Meliuk (seperti Ular Melata): menggerakkan badan berkelok ke samping kanan dan kiri secara bergantian.

      Mendorong dan Menarik (seperti Beruang Mendorong Batu): mendorong atau menarik suatu benda menggunakan tangan tanpa berpindah tempat.

      Keseimbangan Statis (seperti Bangau Berdiri): berdiri dengan satu kaki dan merentangkan tangan selama beberapa detik.

c. Menyesuaikan Strategi Gerak untuk Mencapai Keterampilan Gerak

Gerakan non-lokomotor yang sama dapat dilakukan dengan strategi berbeda, terinspirasi dari karakter gerak berbagai hewan, agar siswa mampu mencapai keterampilan gerak yang ditargetkan dalam suatu tantangan permainan:

      Tingkatan (Level): bergerak setinggi jerapah (berdiri), sedang seperti kucing (jongkok), atau serendah kura-kura (duduk/berbaring).

      Tempo (Kecepatan): bergerak secepat kelinci, sedang seperti kucing, atau selambat siput.

      Luas Gerak (Jangkauan): bergerak selebar gajah (jangkauan besar) atau sesempit tikus (jangkauan kecil).

Dengan mengombinasikan ketiga strategi ini pada satu gerak dasar (misalnya menekuk), siswa dilatih untuk fleksibel dan kreatif dalam mencapai keterampilan gerak sesuai tantangan yang diberikan guru.

Skema penyesuaian strategi gerak (tingkatan, tempo, luas gerak) yang diibaratkan dengan karakter gerak hewan, untuk mencapai keterampilan gerak non-lokomotor yang ditargetkan. (Konsep dikembangkan mengacu pada elemen keterampilan gerak Kurikulum Merdeka, sebagaimana diuraikan dalam Buku Guru PJOK Kelas III, Kemdikbudristek).

d. Aktivitas Inti — Permainan “Tebak dan Tirukan Hewan”

      Siswa berdiri bebas dengan jarak aman di lapangan/aula kelas, membentuk lingkaran besar.

      Guru menyebutkan nama hewan beserta strategi geraknya, misalnya: “Kura-kura RENDAH dan LAMBAT!” atau “Gajah LEBAR dan mengayun PELAN!” atau “Kelinci TINGGI dan CEPAT menekuk-luruskan lutut!”

      Siswa menirukan gerakan non-lokomotor sesuai instruksi (jenis gerak + tingkatan + tempo + luas gerak) semirip mungkin dengan karakter hewan yang disebutkan.

      Guru dapat meneriakkan “Jepret!” sebagai aba-aba agar siswa membeku sejenak seperti sedang difoto, melatih fokus dan kontrol tubuh.

      Variasi lanjutan: siswa secara bergantian berperan menjadi “guru kebun binatang” yang menyebutkan nama hewan dan strategi gerak untuk ditirukan teman-temannya, melatih rasa percaya diri.

e. Soal Latihan / Post Test

Kerjakan soal berikut secara lisan/tertulis sebagai refleksi pemahaman:

      1) Sebutkan 4 gerakan hewan yang termasuk contoh gerak non-lokomotor yang sudah kamu praktikkan hari ini!

      2) Hewan apa yang menggambarkan gerakan dengan tingkatan RENDAH? Hewan apa yang TINGGI?

      3) Hewan apa yang menggambarkan gerakan CEPAT? Hewan apa yang LAMBAT?

      4) Mengapa kita perlu bisa mengubah-ubah tingkatan, kecepatan, dan luas gerak saat bermain “Tebak dan Tirukan Hewan”?

Catatan: Kunci jawaban dan pembahasan akan diunggah/diposting oleh guru setelah kegiatan belajar-mengajar (KBM) selesai, yaitu pada sore atau malam hari, sesuai dengan ketentuan format.

TUGASNYA

HANYA MEMBACA MATER BLOGGER

13. Kesimpulan / Refleksi

Kesimpulan Materi Hari Ini    : …………………………………………………………………………………………

Kendala Pembelajaran Hari Ini          : …………………………………………………………………………………………


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MATERI PEMBELAJARAN KLS 3 SENIN, 7 SEPTEMBR 2026

  Nama Guru                        : Aristha Rhiki Setiawan  Hari / Tanggal                   : Senin, 7 September 2026 Fase / Kelas        ...